Sejarah Kampus

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama lahir untuk merespon kebutuhan warga nahdtiyah agar terbentuknya sebuah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama yang kental dengan nilai-nilai Nahdlatul Ulama serta mengadopsi paradigma Nahdlatul Ulama secara mendalam.

Berdiri dengan nama “Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama”, Perguruan tinggi ini digagas dan didirikan oleh 9 orang warga nahdliyin pada tahun 2009. STAINU Kotabumi – Lampung mendapatkan izin operasional pada tahun 2012, tepatnya pada tanggal 27 Januari 2012 dan tanggal 27 januari 2012 ditetapkan menjadi hari lahir/jadi Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama.

Pada tahun yang sama juga, di tahun 2012 STAINU memiliki 2 program studi, yakni Prodi Hukum Keluarga Islam dan Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendis Nomor : Dj.I/149/2012 tentang Persetujuan Pendirian Perguruan Swasta.

Pada tahun 2019 bulan Desember STAINU Kotabumi – Lampung menambah satu program studi yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, lahirnya prodi ini merespon dari banyaknya kebutuhan masyarakat akan daya serap guru untuk Madrasah Ibtidaiyah yang ada di Lampung Utara, sekaligus menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama untuk melahirkan guru-guru yang berkompeten dan memiliki daya saing tinggi.

Scroll to Top